Home / Kemenag / Hari Ke 4 Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Aceh Singkil, Fokus pada Praktik.

Hari Ke 4 Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Aceh Singkil, Fokus pada Praktik.

Singkil- Hari ke 4 Bimbingan Manasik Haji bagi Calon Jamaah Haji di Kabupaten Aceh Singkil fokus pada pendalaman materi berupa Praktik langsung tata cara ibadah haji. Kegiatan ini dilaksanakan terpusat di halaman Masjid Agung Nurul Makmur Kabupaten Aceh Singkil. Kamis (19/5/2023)

Pembimbing pratik manasik Haji Drs. Muadz Vohry, MM yang menjadi narasumber dalam kegiatan manasik haji mengungkapkan bahwa, Praktik bimbingan manasik haji sangat penting bagi para Calon Jamaah Haji

“Mereka akan mendapatkan pendalaman materi tentang hal-hal yang harus dilakukan, mulai dari sebelum keberangkatan, pelaksanaan haji, sampai kembali lagi ke tanah air. Terutama ilmu tentang ibadah haji, syarat wajib dan rukun haji harus tahu. Lalu, proses perjalanan ibadah hajinya harus mereka ketahui,” ujarnya.

Selain itu H. Muadz Vohry juga menyampaikan dihadapan Jamaah Calon Haji pentingnya mengedepankan rasa syukur dalam menyongsong penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023. Menurutnya rasa syukur kepada Allah SWT penting dimantapkan di hati para jemaah haji sebelum berangkat menunaikan rangkaian prosesi ibadah haji.

“Mari bersyukur dengan sepenuh hati kepada Allah SWT atas haji tahun ini dengan menyiapkan betul baik fisik maupun mental selama melaksanakan rangkaian ibadah haji tahun ini,” tuturnya.

Lebih lanjut H Muadz Vohry  berpesan kepada seluruh Jamaah Calon Haji agar mulai hari ini hendaknya selalu meluruskan niat dan menyempurnakan ikhtiar dengan penuh keikhlasan dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT untuk memenuhi panggilan-Nya, dan menjadi haji yang mabrur diterima disisi Allah SWT.

Sementara itu, Kepala Seksi PHU Kankemenag Kabupaten Aceh Singkil Istadi Putra menuturkan, ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang istimewa. Hal ini disebabkan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap Calon Jamaah Haji, baik yang menyangkut masalah biaya, kesehatan jasmani dan rohani, keamanan sampai dengan masalah kesempatan sebagai panggilan Allah SWT.

“Ia menambahkan, bahwa dalam pelaksanaannya terdapat serangkaian tatanan yang harus dipahami dan diamalkan oleh setiap Jamaah Calon Haji baik yang bersifat rukun, wajib maupun sunnah haji,” ucap Istadi”

Selain itu, Istadi mengatakan, manasik haji ini merupakan proses yang sangat penting dan harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga, melalui manasik haji ini, diharapkan para jamaah calon haji mempunyai gambaran tentang bagaimana pelaksanaan ibadah haji di tanah suci nantinya.

 

x

Check Also

Penandatangan Ikrar Wakaf Sebidang Tanah di Desa Tanah Bara

Pejabat Pembuat Akta Ikrar wakaf (PPAIW) KUA Kecamatan Gunung Meriah H.Sabaruddin,M.Ag didampingi Penyuluh Agama Islam hadiri pelaksanaan dan penandatanganan Ikrar ...