Home / Kemenag / PAI Gumer Asmuddin Sampaikan Kajian Tentang Stunting Dalam Perspektif Islam

PAI Gumer Asmuddin Sampaikan Kajian Tentang Stunting Dalam Perspektif Islam

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Gunung Meriah Asmuddin, SHI, MM menyampaikan kajian tentang Stunting kepada jamaah pengajian di Masjid Al Munawaroh Kampung Sianjo anjo, Jumat, 01 Desember 2023

Dalam penyampaiannya Asmuddin membahas surat Anisa Ayat 9 yang Artinya: Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.

Secara umum, ayat-ayat semacam ini mengajarkan pentingnya keadilan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan bimbingan khusus
Kalau diperluas makna dari ayat ini juga memiliki hubungan dengan program pemerintah yaitu menekan angka stunting.

Dalam konteks hukum Islam, “stunting” merujuk pada pertumbuhan fisik yang terhambat atau terhenti pada anak-anak karena kekurangan gizi dan nutrisi selama periode pertumbuhan mereka. Stunting dapat memiliki dampak jangka panjang pada kesehatan dan perkembangan anak-anak, termasuk masalah kesehatan fisik dan kognitif.

Dalam Islam, aspek kesehatan dan kesejahteraan umat menjadi perhatian penting. Agama Islam mengajarkan pentingnya pemeliharaan kesehatan dan memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak sebagai generasi penerus.

Beberapa prinsip dalam Islam yang relevan dengan isu stunting dan kesehatan anak-anak melibatkan:

1. Kewajiban memberikan makanan dan nutrisi yang cukup: Islam mendorong orangtua dan masyarakat untuk memastikan anak-anak menerima makanan dan nutrisi yang mencukupi. Memberikan makanan yang bergizi adalah tanggung jawab orang tua dan masyarakat secara luas.

2. Kewajiban melindungi anak-anak: Islam menekankan perlunya melindungi anak-anak dari segala bentuk bahaya, termasuk bahaya kekurangan gizi dan stunting. Anak-anak dianggap amanah yang harus dilindungi dan diberikan perhatian khusus.

3. Pemberdayaan Masyarakat: Islam mendorong adanya solidaritas dan kepedulian dalam masyarakat. Masyarakat Muslim diharapkan untuk membantu mereka yang membutuhkan, termasuk anak-anak yang mungkin mengalami masalah kesehatan.

4. Pendidikan tentang kesehatan dan gizi: Islam menekankan pentingnya pengetahuan dan pendidikan. Oleh karena itu, memberikan pemahaman kepada orangtua dan masyarakat tentang pentingnya gizi dan kesehatan anak dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting.

Pendekatan terhadap stunting dalam konteks hukum Islam dapat mencakup kebijakan yang mendukung pencegahan dan penanganan stunting, serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak, termasuk hak mereka untuk tumbuh kembang secara sehat. Ini mencakup tanggung jawab orang tua, masyarakat, dan pemerintah untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah kesehatan anak-anak.

x

Check Also

Kakan Kemenag Kabupaten Aceh Singkil Hadiri FGD dan Bimbingan Teknik Optimalisasi Kinerja Anggaran 2024 di KPPN Tapak Tuan

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil H. Azhar, S.Ag, M.A, hadiri kegiatan  Focus Group Discussion (FGD) dan Bimbingan Teknik ...