Home / Berita / Melalui Seksi Pendis, Kemenag Aceh Singkil MeLaksanakan Monitoring Verifikasi dan Validasi Permohonan Izin Operasional Pondok Pesantren

Melalui Seksi Pendis, Kemenag Aceh Singkil MeLaksanakan Monitoring Verifikasi dan Validasi Permohonan Izin Operasional Pondok Pesantren

 

Aceh Singkil (darma) – KakanKemenag Aceh Singkil  beserta Kasi Pendis dan Kabid Dayah Dinas Syariat Islam laksanakan monitoring di 5 Pesantren diantaranya Pesantren Darul Irsyad (Suka Damai), Pesantren Darul Musyahadah (Kampung Baru), Pesantren Darul Falah Az-Zamzamiyah (Gunung Lagan), Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Abu Musa Al-Asya’ari (Gunung Lagan) dan Washilatun Najah (Kain Golong). Rabu 3 September 2020

Dalam arahannya Kakankemenag Aceh Singkil H. Saifuddin, SE mengatakan bahwa dalam pendirian Pondok pesantren telah di atur sedemikian rupa di dalam Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3408 Tahun 2018 tentang petunjuk teknis izin operasional Pondok Pesantren.

“Besar harapan saya agar pondok pesantren  segera mengurus izin operasional guna menguatkan status legalitas ponpes tersebut serta nantinya juga akan mudah dalam proses penerimaan bantuan dari pemerintah”. Katanya

“Harapan saya kepada pesantren lebih baik lagi dalam mengelola pesantren supaya dapat menghasilkan generasi generasi islami yang mampu berguna bagi masyarakat dan berdaya saing, selanjutnya saya juga ingin hubungan Kemenag dengan Dinas Syariat Islam yang membidangi Dayah agar tetap menjalin silaturrahmi dan memperkuat hubungan kerjasama demi kemajuan Kabupaten Aceh Singkil yang tercinta ini”. Katanya Lagi

Kemudian Kasi Pendis Kemenag Aceh Singkil Halimsyah, S.Ag, MA mengatakan tujuan kali ini adalah untuk verifikasi dan validasi Pondok Pesantren dan mengikuti Juknis yang telah di tentukan Kementerian Agama dalam pendirian Pondok Pesantren. Beliau menegaskan bahwa setidaknya ada 5 syarat mutlak dalam pendirian Pondok Pesantren antara lain Kiyai (Pengasuh), Santri Mukim ( minimal15 santri), asrama (Tempat yang memenuhi standar), ada mesjid atau tempat Ibadah, dan adanya Kajian Kitab Kuning.

“Dalam verifikasi ini saya berharap agar seluruh Pesantren di Kabupaten Aceh Singkil memiliki sertifikat IJOP agar memudahkan dalam segala hal salah satunya penyaluran dan bantuan dan status legalitasnya”. Katanya

“Harapan saya kedepannya agar dapat terjalin kerjasama yang baik antara Kemenag dengan Badan Dayah demi memajukan Pondok Pesantren di Kab. Aceh Singkil Ini, saya juga harapkan bagi pesantren yang masih terdapat kekurangan berkas segera melengkapi agar proses izin dapat di tindaklanjuti.” Katanya Lagi.

Terakhir dalam penyampaiannya Kabid Dayah DInas Syariat Islam Kab. Aceh Singkil Putri Juliana, S. Pd mengatakan bahwa Badan Dayah mensyaratkan dalam pendirian Pondok Pesantren harus ada izin Operasional yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama dan menjadi syarat dalam pendirian Pondok Pesantren.

“Saya sangat mendukung dalam pengurusan Izin Operasional ini dan saya berharap kerjasama Dinas Syariat Islam dan Dayah dengan Kementerian Agama Aceh Singkil agar terjalin lebih baik lagi supaya Pondok Pesantren di Kabupaten ini lebih maju dan menghasilkan lulusan yang berguna bagi bangsa dan negara.”Katanya

x

Check Also

Ke Takengon, Kemenag Aceh Singkil belajar PTSP dan Wakaf Produktif

  Takengon (mus) – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program kegiatan serta peningkatan Pelayanan kepada masyarakat Aceh Singkil, Kantor Kementerian Agama ...