
Simpang Kanan – Dalam rangka mendukung pembentukan karakter peserta didik sejak awal tahun ajaran baru, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Simpang Kanan melalui Penyuluh Agama Islam, Ustadz Ali Rambe, S.Kom.I., M.Sos., memberikan materi pembinaan kepada siswa-siswi baru pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Simpang Kanan, Rabu (15/7/2026).
Mengusung tema “Bahaya dan Dampak Pergaulan Bebas”, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga pergaulan yang sehat, bermoral, serta sesuai dengan nilai-nilai agama sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan remaja.
Dalam pemaparannya, Ustadz Ali Rambe menjelaskan bahwa masa remaja merupakan fase pencarian jati diri yang penuh tantangan. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif agar tidak terjerumus pada perilaku yang bertentangan dengan norma agama maupun aturan yang berlaku.
“Pergaulan bebas sering kali berawal dari hal-hal yang dianggap sepele, seperti ikut-ikutan teman atau ingin diterima dalam lingkungan. Jika tidak disikapi dengan bijak, hal tersebut dapat membawa seseorang pada perilaku yang merusak masa depan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Islam telah memberikan pedoman yang jelas mengenai pentingnya menjaga kehormatan diri. Melalui ayat-ayat Al-Qur’an, khususnya QS. Al-Isra ayat 32 dan QS. An-Nur ayat 21, peserta diajak memahami bahwa setiap muslim wajib menjauhi segala bentuk perbuatan yang mengarah kepada kemaksiatan.
Selain menjelaskan dari sisi agama, pemateri juga menguraikan berbagai dampak negatif pergaulan bebas, mulai dari terganggunya kesehatan, putus sekolah, rusaknya nama baik keluarga, hingga ancaman terhadap masa depan dan kehidupan sosial. Di sisi spiritual, perilaku tersebut dapat menjauhkan seseorang dari keberkahan hidup apabila tidak disertai dengan taubat yang sungguh-sungguh.
Sebagai solusi, para siswa diajak memperkuat keimanan, memilih teman yang baik, mengisi waktu dengan kegiatan positif, berani menolak ajakan yang menyimpang, menjaga komunikasi dengan orang tua dan guru, serta mempersiapkan masa depan sesuai tuntunan agama.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ali Rambe juga menekankan pentingnya membangun karakter sebagai fondasi utama keberhasilan generasi muda. Lima karakter yang harus dimiliki pelajar, yaitu jujur, disiplin, bertanggung jawab, hormat kepada orang tua dan guru, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.
Menutup penyampaiannya, ia mengajak seluruh peserta didik untuk menjaga kehormatan diri dan menjadikan masa sekolah sebagai waktu terbaik untuk belajar, berprestasi, serta membangun akhlak mulia.
“Kalian adalah harapan orang tua, agama, dan bangsa. Jangan biarkan kesalahan sesaat menghancurkan masa depan yang telah kalian cita-citakan. Mari wujudkan Generasi Emas Indonesia yang beriman, cerdas, berkarakter, dan berbudi luhur,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa baru SMAN 1 Simpang Kanan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pergaulan yang sehat serta mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
Kemenag Aceh Singkil Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil