Home / Berita / Hindari Persoalan Tanah Wakaf, PZW Gelar Rakor Pengembangan Aset Tanah Wakaf

Hindari Persoalan Tanah Wakaf, PZW Gelar Rakor Pengembangan Aset Tanah Wakaf

 

Singkil (shr) – Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Aceh Singkil menggelar Rapat Koordinasi pengembangan aset tanah wakaf di Kab. Aceh Singkil.

Rakor tersebut bertujuan untuk penyelesaian persoalan-persoalan tanah wakaf di Kab. Aceh Singkil terutama pada lembaga Kantor Kemenag setempat.

Hadir dalam Rakor tersebut, Kakankemenag Kab. Aceh Singkil, Kasubbag TU, Kasi Bimas Islam, Penyelenggara Zawa, Ketua BWI Kab. Aceh Singkil, Notaris/PPAT Aceh Singkil, Kepala BPN Kab. Aceh Singkil, Ketua Forum KUA KAb. Aceh Singkil, Kepala Madrasah Aceh Singkil (MAN, MTsN, MIN), Ahli Waris, Wakif dan Nazhir. Aula Kemenag (05/10/2020).

Kakankemenag Kab. Aceh Singkil, H. Saifuddin, SE menyampaikan permasalahan-permasalahan tanah wakaf di Kab. Aceh Singkil untuk dapat diselesaikan secepatnya dan dengan prosedur yang benar.

“Banyak sekali permasalahan-permasalahan tanah wakaf ini yang belum terselesaikan, semoga dengan rakor ini permasalahan yang kita bahas supaya terselesaikan”

Kemudian, Saifuddin juga menegaskan Negara tidak akan pernah membangun jikalau status tanah yang akan dibangun masih berstatus tanah wakaf.

“Untuk sekarang negara tidak akan pernah membangun jikalau status tanah yang akan dibangun belum hak milik dari Kementerian Agama”, Ini juga menyangkut kemajuan Aceh Singkil kedepannya, terutama pada lembaga Kementerian Agama. Untuk itu kita juga tidak ingin membiarkan keinginan kemajuan itu terkendala dengan tanah wakaf yang sekarang masih bermasalah. Semoga permasalahan tanah wakaf ini untuk segera terselesaikan”. Tegasnya.

Kemudian, Elni Afrida Kepala Madrasah MAN 1 Aceh Singkil menyampaikan, keinginannya sangat berharap besar nantinya permasalahan tanah wakaf pada MAN Aceh Singkil untuk segera terselesaikan.

“Madrasah kita sekarang ini sangat memprihatinkan pak, terutama pada bangunannya seperti tidak ada perhatian dari pemerintah, permasalahan ini juga terkendala dengan tanah wakaf, karena Negara sekarang tidak mau membangun tanah yang masih berstatus wakaf”. Urainya

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Hendra Sudirman juga menjelaskan sekarang ada empat KUA yang masih berstatus tanah wakaf yaitu, KUA Pulau Banyak, KUA Singkil, KUA Simpang Kanan dan KUA Suro dan ada beberapa yang masih dalam tanah HGU Kab. Aceh Singkil.

“Sekarang ada 10 KUA kita yang definitif sedangkan yang masih berstatus tanah wakaf ada 4 KUA, dan di Pulau Banyak Barat masih belum definitif yang juga sekarang tanah nya belum ada kejelasan dari pihak Pemda, ini juga akan secepatnya kita selesaikan” Katanya.

x

Check Also

Ketua Pokjaluh Kemenag Aceh Singkil Ikuti Tolak Bala dan Rateb Seribee MPTT-I

  Singkil (shr) – Ketua Pokjaluh Kementerian Agama Kab. Aceh Singkil dan juga Wakil Ketua Pokjaluh Kementerian Agama Prov. Aceh ...