Home / Berita / Sosialisasi E-Dupak dan UKG, Qodriah : Upaya Mendongkrang Kemampuan Guru

Sosialisasi E-Dupak dan UKG, Qodriah : Upaya Mendongkrang Kemampuan Guru

 

Singkil (shr) – Kantor Kementerian Agama Kab. Aceh Singkil melalui Seksi Pendis Islam gelar Sosialisasi E-Dupak dan UKG (Ujian Kompetensi Guru) bagi 88 peserta, di Aula KanKemenag, Selasa (05/11).

Sosialisasi tersebut turut dihadiri pemateri dari Kanwil Kemenag Prop. Aceh, Dra. Qodriah, M.Pd (Sebagai Kasi Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah), Feryati, ST.,M.Pd, Nuraidah, SE, Lenny Yurisma, S.Kom, KakanKemenag yang diwakili Kasi Pendis, Halimsyah, MA, dan 88 peserta yang terdiri dari Pengawas Madrasah, Kepsek, Guru PNS, Non PNS dan Operator di lingkungan KanKemenag Kab. Aceh Singkil.

Halimsyah pada saat pembukaan menyampaikan bahwa, kedua acara tersebut akan dilaksanakan selama satu hari penuh, dimana pada pukul 08.00 s/d 12.00 WIB akan dilaksanakan sosialisai aplikasi E-dupak, dan pukul 14.00 s/d 16.00 WIB akan dilaksanakan sosialisasi UKG.

“Kedua acara ini akan kita laksanakan selama 1 hari penuh, hal tersebut beralasan karna peserta ada yang berada di kepulauan jadi bisa mempermudah mereka”.

Lanjutya menjelaskan, aplikasi u-dupak adalah suatu sistim yang mempermudah proses usul pemetaan angka kredit yang merupakan sebagai media dalam pengawasan dan pengendalian administrasi analisis kepegawaian di BKN, sedangkan UKG adalah ujian yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan guru secara Pedagogik dan Profesional.

“Kami menyampaikan hal ini sangat penting bagi guru, kami menghimbau jangan malu untuk bertanya, jikalau nantinya ada yang kurang mengerti mohon ditanyakan kepada pemateri kita”. Urainya.

Disamping itu Qodriah selaku perwakilan dari Kanwil Kemenag Aceh  menyampaikan bahwa, status pendidikan Aceh saat ini sangat tertinggal dan memprinhatinkan, dimana dari 34 Provinsi se Indonesia Aceh menempati ranking ke 27.

Lanjutnya, UKG tersebut juga berguna untuk melihat kemampuan guru di bidang Pedagogik dan Profesional.

“Pendidikan kita sangat memprihatinkan sekarang, kita menempati ranking ke 27 dari 34 Provinsi se Indonesia, kita berupaya dengan sosialisai ini nantinya bisa terlihat kemampuan guru tersebut dan bagi yang tidak mencapai dengan standard yang kita tentukan kita berikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuannya”.

Lanjutnya, “Finansial tidak menjamin atas kemajuan suatu Madrasah. Tetapi kemapuan guru, pendekatan terhadap anak murid, hal tersebutlah yang bisa mendongkrak Madrasah tersebut. Tegasnya.

x

Check Also

Serahkan SK IJOP Pendirian dan Perpanjangan, Begini Penjelasan Kakankemenag

  Singkil (darma) – Kakankemenag Aceh Singkil serahkan SK IJOP Pendirian dan Perpanjangan lima Pesantren/Dayah di Kantor Kemenag Aceh Singkil. ...