Home / Kemenag / Sidang Munaqasyah/Ujian Akhir Tingkat Wustha dan Ulya Darul Mahabbah Resmi di Selenggarakan

Sidang Munaqasyah/Ujian Akhir Tingkat Wustha dan Ulya Darul Mahabbah Resmi di Selenggarakan

Singkil, 3 Mei 2025—Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) tingkat Wustha dan Ulya Darul Mahabbah Kabupaten Aceh Singkil secara resmi menyelenggarakan Sidang Munaqasyah/Ujian Akhir bagi para santri yang akan menjadi angkatan pertama penerima ijazah formal SPM, yang diakui secara nasional oleh Kementerian Agama RI, Sabtu (3/5/2025). Ujian ini telah berlangsung sejak 26 April dan akan berakhir pada 5 Mei mendatang.

Momen ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan tonggak awal kiprah SPM Darul Mahabbah dalam mencetak generasi cendekia yang mengakar pada nilai-nilai salaf, tetapi tetap siap bersaing di dunia modern.

Dalam sambutannya, Kasi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil yang diwakili oleh Pengembang Potensi Siswa/Santri dan Mahasiswa, Hasmaruddin, S.E., mengapresiasi pelaksanaan ujian ini sebagai bukti kemajuan pendidikan pesantren di Aceh Singkil. Ia pun menitip pesan mendalam kepada para santri agar senantiasa menjadi duta kebaikan di tengah masyarakat.

“Ketika libur atau saat telah selesai menempuh pendidikan nanti, jadilah duta di masyarakat. Sama-sama kita menjadi contoh, baik santri maupun dewan guru, agar adik-adik dari SD dan SMP tertarik masuk ke SPM Darul Mahabbah. Karena secara undang-undang, ijazah SPM ini sudah diakui negara,” ujarnya dengan semangat.

Terkait teknis penerbitan ijazah, Hasmaruddin juga menyampaikan bahwa Kemenag Aceh Singkil tengah berkonsultasi dengan Kanwil Kemenag Aceh guna menyesuaikan juknis terbaru.

Sidang munaqasyah ini diikuti oleh 14 santri dari kelas IX SPM Wustha dan 21 santri dari kelas XII SPM Ulya. Mereka diuji secara komprehensif, baik dari aspek hafalan, pemahaman kitab kuning, hingga keterampilan menjawab problematika keislaman kontemporer.

Kepala SPM Wustha, Ust. Sahri Hidayat, menekankan pentingnya semangat dan keistikamahan dalam menuntut ilmu. Ia mengutip pesan emas dari Imam Syafi’i, “Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan.”

Sementara itu, Kepala SPM Ulya, Ustz. Maida Wati, menaruh harapan besar agar ilmu yang didapatkan di pesantren dapat diajarkan kepada masyarakat atau ketika ada hal-hal seputar hukum Islam yang dipertanyakan oleh masyarakat dapat dijawab dengan baik dan benar oleh para lulusan SPM.

“Ilmu yang kalian dapat di pesantren, ajarkanlah kembali kepada masyarakat. Jika ada hal yang ditanyakan, jawablah dengan hikmah dan hujjah,” kata Maida.

Sebagai satu-satunya pondok pesantren salafi di Aceh Singkil yang telah mengantongi izin resmi untuk menyelenggarakan SPM, Darul Mahabbah menjadi pionir pendidikan berbasis muadalah yang kini semakin mendapat tempat.

Pengasuh Dayah Darul Mahabbah, Tgk. Jarkasi, menegaskan bahwa lulusan SPM Darul Mahabbah tidak hanya berhak menerima ijazah yang sah di mata negara, tetapi juga memiliki akses luas ke jenjang pendidikan formal dan perguruan tinggi.

“Ijazah SPM ini dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke SMA/sederajat, bahkan kuliah. Ini bentuk pengakuan negara terhadap kurikulum khas pesantren, berbasis kitab kuning dan dirasah Islamiah yang terstruktur,” jelas Tgk. Jarkasi.

Pendidikan Muadalah sendiri merupakan sistem pendidikan formal berbasis pesantren yang mengintegrasikan nilai-nilai klasik Islam dengan pendekatan kurikulum yang berjenjang dan sistematis. Di bawah naungan Kementerian Agama RI, pendidikan ini menawarkan jalur alternatif yang kokoh bagi pembangunan karakter dan keilmuan generasi muda.

Dengan semangat dan harapan yang membara, Darul Mahabbah terus meneguhkan perannya sebagai cahaya keilmuan di Singkil. Sidang munaqasyah angkatan pertama ini menjadi pembuka jalan bagi angkatan-angkatan selanjutnya, menuju pesantren yang unggul dalam ilmu, amal, dan akhlak.

x

Check Also

Penandatanganan Perkin Kantor Kementerian Agama Aceh Singkil Tahun 2026

Singkil — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil menggelar kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2026 di Aula Kantor Kementerian ...