
SINGKIL — Dalam upaya mengentaskan buta aksara Al-Qur’an di wilayah Aceh Singkil, Kantor Urusan Agama (KUA) Singkil menggelar program Pemberantasan Buta Aksara Qur’an yang dikemas dalam kegiatan JUBAH (Jumat Barokah). Momen penuh keberkahan ini menjadi ajang penyaluran Wakaf Buku Tajwid yang merupakan program Penyuluh Agama Islam KUA Singkil untuk di salurkan ke desa-desa, di mana Desa Suka Damai menjadi lokasi utama pembukaan acara sekaligus peluncuran buku panduan tajwid tersebut, Jumat (16/10/2026).
Program ini hadir sebagai langkah nyata untuk memberikan akses belajar Al-Qur’an yang seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui JUBAH (Jumat Barokah) dan penyaluran wakaf buku tajwid ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi kendala, terutama faktor ekonomi, yang menghalangi masyarakat untuk belajar Al-Qur’an. Buku panduan tajwid ini diwakafkan sepenuhnya agar masyarakat dapat mengenal huruf hijaiyah dan memahami tajwid dengan cara yang lebih mudah, praktis, dan terstruktur.” Ujar Ustadz Rahmadin Manik, S.Pd
Program wakaf buku panduan tajwid yang diwadahi oleh Kemenag ini tidak hanya diperuntukkan bagi kawasan Singkil saja, tetapi juga disalurkan secara meluas ke desa-desa lainnya. Langkah ini diambil guna mencapai target besar, yakni mewujudkan seluruh wilayah Aceh Singkil yang bebas dari buta aksara Al-Qur’an.
Melalui pemanfaatan buku panduan tajwid ini, kelompok-kelompok perwiritan, majelis taklim, dan masyarakat diharapkan dapat belajar membaca Al-Qur’an dengan lebih baik. Lebih dari itu, pemahaman tajwid yang benar diharapkan dapat langsung diamalkan dalam menyempurnakan ibadah sehari-hari, seperti shalat dan ibadah lainnya.
Home / Kemenag / Perdana di Suka Damai, Buku Tajwid Karya Rahma Salbiah Resmi Diluncurkan dan Diwakafkan di Acara JUBAH (Jumat Barokah)
Kemenag Aceh Singkil Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil